Home Komunikasi Penyiaran Program Siaran Media Penyiaran

Program Siaran Media Penyiaran

by Cak Rud
Program siaran media penyiaran

Program siaran media penyiaran harus mengikuti panduan yang ditetapkan oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) terkait batasan-batasan boleh dan tidak boleh ditayangkan (Standar Program Siaran), sebagaimana diatur Peraturan Komisi Penyiaran Indonesia Nomor 03/P/KPI/12/2009 Tahun 2009 tentang Standar Program Siaran. Berikut ini konsep dasar program siaran yang perlu kita ketahui.

Definisi Program Penyiaran

Kata program berasal dari bahasa Inggris programme (Eng.) atau program (US) yang berarti acara atau rencana. Dalam Undang-Undang Penyiaran Indonesia program adalah “siaran” yakni pesan atau rangkaian pesan yang tersaji dalam berbagai bentuk. Jadi program siaran adalah segala hal yang ditampilkan stasiun penyiaran untuk memenuhi kebutuhan audiennya.

Program dapat disamakan atau dianalogikan dengan produk atau barang atau pelayanan yang dijual kepada pihak lain yaitu audien dan pemasang iklan. Bagian yang paling bertanggungjawab dalam mengelola program siaran pada media penyiaran adalah Departemen Program. Orang yang bertanggungjawab mengelola bagian program disebut programmer.

Menurut Pringle-starr-McCavitt (1991) dalam bukunya Electronic Media Management fungsi utama bagian program adalah sebagai berikut:

  1. Memproduksi, membeli atau akuisisi program yang dapat menarik audien.
  2. Menyusun jadwal penayangan program (scheduling) untuk menarik audien.
  3. Memproduksi layanan publik dan promosi serta produksi iklan lokal.
  4. Produksi dan akuisisi program-program lainnya untuk memuaskan ketertarikan public.
  5. Menciptakan keuntungan bagi pemilik media penyiaran.

Beberapa hal yang harus menjadi perhatian bagian pengelola siaran ketika merencanakan siaran yaitu;

  1. Product, artinya materi program haruslah yang bagus dan disukai audien sukai
  2. Price, artinya biaya anggaran untuk memproduksi atau membeli program sekaligus menentukan tarif iklan bagi pemasang iklan yang berminat memasang iklan pada program bersangkutan.
  3. Place, artinya kapan waktu siaran yang tepat bagi program itu. Pemilihan waktu siar yang tepat bagi suatu program akan sangant membantu keberhasilan program bersangkutan.
  4. Promotion, artinya bagaimana memperkenalkan dan kemudian menjual acara itu sehingga dapat mendatangkan iklan dan sponsor.

Program Siaran Televisi

Berbagai jenis program televisi terbagi menjadi dua bagian besar yaitu program informasi (news) dan program hiburan (entertainment). Jenis Program siaran televisi terdapat dalam gambar berikut:

Gambar Jenis Program Televisi

Gambar Jenis Program Televisi

1. Program informasi (berita)

Jenis program informasi terbagi menjadi dua bagian besar lagi yaitu hard news dan soft news;

Pertama, Berita keras (hard news), yaitu segala informasi penting dan menarik yang harus tayang oleh media penyiaran karena sifatnya yang harus segera tayang agar dapat khalayak audien ketahui secepatnya. Hard news terbagi menjadi beberapa bentuk berita yaitu:

  1. Straight News, berarti berita “langsung” (straight). Maksudnya adalah suatu berita yang singkat (tidak detail) dengan hanya menyajikan informasi terpenting saja. Yakni informasi yang mencakup 5W+1H (who, what, where, whne, why, dan How) terhadap pemberitaan suatu peristiwa. Berita jenis ini sangat terikat waktu (deadline) karena informasinya cepat basi jika terlambat penyampaiannya kepada khalayak audien.
  2. Features, merupakan berita ringan tapi menarik berupa informasi yang unik, ringan, lucu, aneh, menimbulkan kekaguman, dan sebagainya yang biasanya tidak terikat oleh waktu penayangan dengan durasi singkat. Selain itu ada juga news features yakni berita yang terkait dengan suatu peristiwa penting atau dengan kata lain terikat dengan waktu dan harus segera tanyang dalam bentuk berita.
  3. Infotainment adalah gabungan dari informasi dan entertainment. Yakni berita yang menyajikan informasi mengenai kehidupan orang-orang yang dikenal masyarakat atau public figure. Bentuk berita ini merupakan hard news karena sifat informasinya yang harus segera ditayangkan.

Baca juga: Konsep Dasar Manajemen Penyiaran

Kedua, Berita lunak (soft news) adalah segala informasi yang penting dan menarik yang penyampaiannya secara mendalam (indepth) namun tidak bersifat harus segera tayang. Program siarannya antara lain:

  1. Current Affair adalah program yang menyajikan informasi terkait dengan suatu berita penting yang muncul sebelumnya namun lebih lengkap dan mendalam. Cukup terikat waktu dengan batasan waktu tayang selama isunya masih mendapat perhatian masyarakat. Contohnya adalah kehidupan masyarakat pasca bencana.
  2. Magazine, adalah program yang menampilkan informasi ringan namun mendalam. Berarti juga features dengan durasi yang lebih panjang.
  3. Documentary, adalah program informasi yang bertujuan untuk pembelajaran dan pendidikan dengan penyajian lebih menarik. Terkadang dalam bentuk film dokumenter.
  4. Talk show atau program perbincangan adalah program yang menampilkan satu atau beberapa orang ahli yang berpengalaman langsung dengan peristiwa atau topik untuk membahas suatu topik tertentu yang dipandu oleh seorang pembawa acara (host).

2. Program Hiburan (Entertainment)

Entertainment adalah segala bentuk siaran yang bertujuan untuk menghibur audien dalam bentuk music, lagu, cerita, dan permainan. Program yang termasuk dalam kategori hiburan ini adalah musik, drama, permainan, dan pertunjukan.

Program siaran media penyiaran televisi

Program siaran media penyiaran televisi

  1. Musik. Program music dalam dua format yaitu, video klip dan konser baik di lapangan (out door) maupun di dalam studio (in door). Kunci program ini adalah kemampuan programmer dalam menyajikan pertunjukan, pemilihan artis yang memiliki daya tarik demografis, dan dukungan visual yang menarik.
  2. Drama. Program drama adalah pertunjukan (show) yang menyajikan cerita mengenai kehidupan atau karakter seseorang atau beberapa orang (tokoh) yang melibatkan konflik dan emosi. Program yang termasuk dalam program drama ini adalah sinetron dan film.
  3. Permainan. Permainan atau game show adalah suatu bentuk program yang melibatkan sejumlah orang baik secara individu ataupun kelompok (tim) yang saling bersaing untuk mendapatkan sesuatu. Program permainan terdiri dari quis show, ketangkasan, dan reality show.
  4. Pertunjukan. Merupakan program yang menampilkan kemampuan (performance) seseorang atau beberapa orang pada suatu lokasi baik di studio maupun luar studio. Program tayangan pertunjukan antara lain pertunjukan musik, pertunjukan memasak, sulap, wayang, komedi, ceramah agama, dan sebagainya

Selain klasifikasi di atas, program siaran menurut wahyudi, JB dalam “Dasar-dasar Manajemen Penyiaran” membagi program acara  menjadi karya artistic dan karya jurnalistik sebagai berikut:

  1. Program Karya Artisitik. Program acara yang bersumber dari ide gagasan perorangan maupun tim kreatif. Dalam proses produksinya mengutamakan keindahan dan kesempurnaan sesuai perencanaan. Jenis programnya: Drama atau sinetron, Music, Komedi atau Akrobatik, Quiz, Informasi iptek, pendidikan, pembangunan, kebudayaan, flora fauna, sejarah atau documenter, dan informasi apa saja yang bersifat non politis
  2. Program Karya Jurnalistik. Program cara yang bersumber pada peristiwa dan pendapat. Dalam proses produksinya mengutamakan kecepatan dan kebenaran. Jenis programnya berupa berita actual, siaran berita, berita non actual (feature), penjelasan tentang masalah yang sedanga hangat terjadi (dialog, panel diskusi, current affairs)

Baca juga: Manajemen Pengelolaan Media Penyiaran

Program Siaran Radio

Menurut Peter Pringle, Michael F. Starr, William E. Cavitt, dalam Electronic Media management (1991), program siaran sebagian besar stasiun radio kebanyakan berisi satu elemen isi atau suara yang utama yaitu format. Jadi, format siaran radio adalah upaya pengeola stasiun radio untuk memproduksi program siaran yang dapat memenuhi kebutuhan audiennya.

Menurut Pringle-Star-Cavitt (1991) seluruh format siaran stasiun radio terdiri atas tiga kelompok besar yaitu:

  1. Musik adalah format yang paling umum dan sering atau hampir seluruh stasiun radio komersial gunakan yakni berupa siaran berisi sajian berbagai macam music.
  2. Informasi terbagi menjadi dua bagian, yaitu dominasi berita (all news) dan dominasi perbincangan (all talk atau talk news). Format all news misalnya terdiri atas (berita lokal, regional, dan internasional), laporan feature, analisis, komentar, dan editorial.
  3. Khusus (specialty) adalah format yang khusus untuk audien berdasarkan etnis dan agama.

Secara umum program radio terdiri atas dua jenis, yaitu musik dan informasi. Kedua jenis program ini berformat dalam berbagai bentuk yang pada intinya harus bisa memenuhi kebutuhan audien dalam hal musik dan informasi.

Format Siaran Radio

Menurut Pringle-Star-Cavitt (1991) format siaran radio adalah sebagai berikut:

Gambar Format Siaran Radio

Gambar Format Siaran Radio

  1. Berita radio merupakan laporan suatu peristiwa atau pendapat yang penting atau menarik. Format penyajian berita radio terdiri dari: Pertama, Siaran langsung (live report), yaitu sajian laporan fakta atau peristiwa oleh reporter dari lapangan pada saat bersamaan melaporkannya dari lokasi langsung. Kedua, Siaran tunda, yaitu sajian laporan reporter dari studio setelah mendapatkan fakta peristiwa dari lapangan.
  2. Perbincangan (talk show) adalah kombinasi antara seni berbicara dan seni wawancara. Tiga bentuk program talk show radio adalah sebagai berikut: Pertama, One on one show yaitu bentuk perbincangan saat penyiar (pewawancara) dan narasumber mendiskusikan suatu topik dengan dua posisi mikrofon terpisah di ruang studio yang sama. Kedua, diskusi panel, yaitu pewawancara sebagai moderator hadir bersama sejumlah narasumber. Ketiga, Call in show, program perbincangan yang hanya melibatkan telepon dari pendengar.
  3. Infotainment artinya kombinasi sajian siaran informasi dan hiburan atau sajian informasi yang bersifat menghibur. Suatu acara yang memadukan antara music, lagu, tuturan informasi, berita, dan iklan. Tiga benutk infotainment radio yang popular di Indonesia: Pertama, Info-entertainment, penyampaian informasi dari dunia hiburan yang diselingi pemutara lagu. Kedua, Infotainment, penyampaian informasi,, promosi, dan sejenisnya dari dunia hiburan yang topiknya menyatu atau senada dengan lagu music populer. Ketiga, Information and Entertainment, sajian informasi khususnya berita actual dan perbincangan, pemutaran music, iklan dan sebagainya
  4. Jinggel atau radio air promo adalah gabungan music dan kata yang mengidentifikasi keberadaan sebuah stasiun radio. Tiga jenis jinggel radio yaitu Jinggel untuk stasiun radio (radio expose), Jinggel untuk acara radio (programme expose), dan Jinggel untuk penyiar radio (announcer expose).

Demikian pembahasan tentang program siaran media penyiaran. Mulai dari definisi, jenis program siaran televisi, dan format siaran radio. Dengan perkembangan teknologi informasi, selera audien dan khalayak media penyiaran, tentu saja program siaran mengalami perubahan dan perkembangan. Semoga bermanfaat. www.himso.id

You may also like

Leave a Comment

error: Content is protected !!